CONVERTING TREND FORECASTING THEMES INTO DESIGN
16.10.18 /

CONVERTING TREND FORECASTING THEMES INTO DESIGN

Indonesia Trend Forecasting (ITF) didukung oleh BEKRAF turut berpartisipasi dalam Bintaro Design Distric Festival (BDD) 2018, event yang digagas untuk mengaktivasi Kawasan Bintaro sebagai kawasan kreatif dengan menyelenggarakan mini seminar dan workshop bertajuk Converting Trend Forecasting Themes into Design di Numo Art & Coffee, Sabtu (13/10) lalu.

Acara dibuka oleh Maman Rahmawan selaku Kasubdit Informasi dan Pengolahan Data BEKRAF yang mengapresiasi antusiasme para pekerja kreatif untuk mengikuti kegiatan ini. Dilanjutkan dengan pemaparan dari Tri Anugerah, Adelinah Chandra serta dimoderatori Rina Renville selaku tim ITF, seputar pola pikir yang mendasari munculnya Singularity sebagai panduan tren industri kreatif Indonesia 2019-2020. Terinspirasi dari kehadiran teknologi dan beragam respon yang menyertainya.

Langkah lanjutan dalam menciptakan desain baru adalah mengenali segmentasi pasar. Baik karakteristik, perilaku maupun kebutuhannya. Memahami elemen karakter-karakter ini nantinya akan memudahkan para pekerja kreatif menerjemahkan konsep turunan Singularity: Exuberant, Neo Medieval, Svarga dan Cortex dalam desain mereka. Kafin Noe'man dari ITF menyampaikan empat karakter: Enthusiast, Feminine, Pragmatic dan Fashionista. Dia lantas mencontohkan bagaimana perpanduan keduanya diimplementasikan dalam desain arsitektur.

 

NEW AGE ZEN IN CONTEMPORARY STYLE

Penggambaran desain yang mewakili Exuberrant. Kaum yang optimis dan positif akan hadirnya kemajuan teknologi. Karakter kemanusiaan yang dinamis dan cerdas. Sejalan dengan segmentasi Feminine dan Fashionista.

Interior serba bulat yang tampil dalam beragam warna menjadi penguat gaya ini. Playful, futuristic, kekinian namun tetap elegan dilihat dari berbagai sisi.

GALACTIC ROMANTIC IN CLASSIC STYLE

Penggambaran desain yang mewakili Neo Medieval. Kaum yang menganggap teknologi sebagai sebuah paradoks. Karakter konservatif yang membangkitkan unsur romantisme sejarah. Dekat dengan segmentasi Enthusiast yang maskulin dan tangguh.

Penggunaan material semen, bebatuan, emas dan logam lainnya menampilkan kesan kokoh yang identik dengan tema abad pertengahan. Palet warna netral dan membumi hadir elegan melalui garis-garis tegas pada keseluruhan desain.

UPSKILL CRAFT IN ELEGANT STYLE

Penggambaran desain yang mewakili Svarga. Kaum yang mengapresiasi keindahan nilai-nilai spiritualisme. Karakter kemanusiaan yang inklusif dan berempati. Memiliki elemen yang erat kaitannya dengan segmentasi Feminine dan Pragmatic.

Interior bernuansa tradisional spiritual yang dibuat secara terampil oleh tangan terampil dalam bentuk modern. Material kain, tenun, kayu dengan motif warna banyak digunakan. Bukan sebagai pelengkap namun menjadi elemen utama yang menjadikan ruangan tampak elegan.

FUTURISTIK

Mewakili teknologi, sistem dasar yang mendisrupsi kehidupan dalam Singularity. Kecerdasan buatan dianggap dapat membantu manusia berinovasi dalam menghasilkan desain-desain baru. Sesuai dengan kepribadian fashionista serta enthusiast yang terbuka akan hal-hal baru.

Desain didominasi material kaca, bentuk abstrak terstruktur, fleksibel dan dinamis dalam siluet maupun tekstur. Pola dan gradasi warna futuristik serupa glitch tampil memukau baik dalam elemen interior maupun eksterior.

 

Untuk stimulasi lebih lanjut, peserta workshop yang terdiri dari desainer, akademisi hingga mahasiswa ini dibagi menjadi empat kelompok kecil. Mereka ditantang untuk bereksplorasi dengan masing-masing konsep turunan Singularity. Sesi ini dipandu oleh tim ITF, Sugeng Untung dan Dara Thalia.

Tiap kelompok yang terdiri dari desainer, akademisi hingga mahasiswa desain ini bersemangat menggunting, menempel pola stiker hingga menggambar di instalasi yang telah disediakan. Menarik melihat bagaimana masing-masing dari mereka menerjemahkan sub tema, berkolaborasi kemudian mempresentasikannya di depan publik. Acara yang berlangsung selama kurang lebih empat jam ini ditutup dengan foto bersama dan sesi networking, membahas peluang dan ide-ide baru pengembangan desain di masing-masing ranah profesi.
SHARE
0 Komentar